Cara Membersihkan Toren – Toren atau tandon air adalah salah satu komponen penting di rumah yang sering kali terlupakan perawatannya. Padahal, kebersihan toren sangat berpengaruh terhadap kualitas air yang digunakan sehari-hari. Air yang disimpan terlalu lama tanpa perawatan bisa menimbulkan lumut, bau, bahkan bakteri yang berpotensi mengganggu kesehatan keluarga. Nah, agar air tetap bersih dan layak digunakan, kamu perlu tahu cara membersihkan toren agar tetap higienis. Yuk, simak panduannya berikut ini!
Tanda – Tanda Toren Harus Dibersihkan

Toren air yang tampak bersih dari luar tentu bebas dari kotoran di dalamnya. Seiring waktu, endapan, lumput dan bakteri bisa menumpuk di dasar maupun dining toren. Nah, berikut ini beberapa tanda – tanda toren harus dibersihkan agar air tetap higienis dan layak digunakan.
1. Air Terlihat Keruh atau Berwarna
Salah satu tanda paling jelas adalah air yang keluar dari keran terlihat keruh, kekuningan, atau kehijauan. Warna ini biasanya disebabkan oleh endapan lumpur, karat pipa, atau lumut yang menumpuk di dasar toren. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membuat air tidak layak digunakan untuk keperluan rumah tangga.
2. Muncul Bau Tidak Sedap
Jika air mulai berbau amis, apek, atau seperti tanah, itu tanda bahwa di dalam toren ada pertumbuhan mikroorganisme, seperti bakteri dan alga. Bau ini sering muncul karena air terlalu lama mengendap tanpa sirkulasi atau karena tutup toren tidak rapat sehingga udara lembap menumpuk di dalam.
3. Dinding Dalam Toren Licin
Saat kamu memeriksa bagian dalam toren dan merasakan permukaannya licin atau berlendir, itu tanda kuat adanya lapisan biofilm yaitu kumpulan bakteri dan lumut yang menempel. Kondisi ini bisa membuat air terkontaminasi dan berisiko bagi kesehatan kulit maupun pencernaan.
4. Ada Lumut atau Kotoran Mengapung
Jika terlihat lumut hijau di dinding toren atau kotoran kecil mengapung di air, artinya toren sudah lama tidak dibersihkan. Lumut biasanya tumbuh karena paparan sinar matahari langsung dan kelembapan tinggi di dalam tangki.
5. Tekanan Air Melemah
Toren yang kotor bisa menyebabkan penyumbatan pada saluran pipa atau pelampung otomatis. Akibatnya, tekanan air ke rumah jadi menurun. Ini menandakan adanya endapan lumpur atau kerak di dasar toren yang perlu segera dibersihkan.
6. Terdapat Endapan di Dasar Toren
Coba buka saluran pembuangan bawah toren. Jika air yang keluar tampak berpasir atau mengandung lumpur halus, berarti sudah ada penumpukan sedimen di dasar toren. Endapan ini berasal dari kotoran air PDAM atau sumur bor yang tidak tersaring sempurna.
7. Terjadi Perubahan Rasa Air
Walaupun air tidak untuk diminum langsung, kadang saat digunakan untuk berkumur atau mencuci piring kamu bisa merasakan rasa agak getir, asin, atau tidak segar. Ini tanda bahwa air sudah mulai terkontaminasi karena toren kotor dan perlu segera dibersihkan.
8. Tutup Toren Longgar atau Ada Serangga Masuk
Kalau tutup toren longgar atau rusak, debu, daun kering, bahkan serangga seperti nyamuk bisa masuk ke dalam. Selain mengotori air, kondisi ini berisiko menimbulkan sarang jentik nyamuk yang berbahaya bagi kesehatan.
Cara Membersihkan Toren Air

Berikut panduan lengkap yang bisa kamu ikuti untuk menjaga toren tetap bersih dan bebas dari lumut atau kotoran:
1. Matikan Aliran Air dan Kosongkan Toren
Langkah pertama adalah mematikan aliran air masuk agar tidak mengisi ulang saat proses pembersihan berlangsung. Setelah itu, buang seluruh air yang tersisa hingga toren benar-benar kosong. Kamu bisa memanfaatkan air sisa tersebut untuk menyiram tanaman atau mencuci lantai agar tidak terbuang percuma.
2. Bersihkan Dinding dan Dasar Toren
Gunakan sikat panjang atau spons kasar untuk menggosok bagian dalam toren, terutama di area dinding dan dasar. Fokus pada bagian yang mulai ditumbuhi lumut atau terlihat kotor. Jika toren cukup besar, berhati-hatilah saat masuk ke dalam agar tidak tergelincir.
3. Gunakan Larutan Pembersih Alami
Campurkan baking soda dan air hangat atau gunakan cairan pembersih khusus toren yang sudah banyak dijual di pasaran. Tuangkan larutan ke seluruh permukaan toren, gosok perlahan, lalu diamkan beberapa menit agar kotoran lebih mudah terangkat.
4. Bilas Hingga Bersih
Setelah semua bagian sudah digosok, bilas toren dengan air bersih hingga tak ada lagi sisa busa atau larutan pembersih. Pastikan tidak ada residu yang tertinggal karena bisa mencemari air saat toren kembali digunakan.
5. Cek Saluran dan Tutup Toren
Periksa juga saluran keluar (pipa) untuk memastikan tidak ada penyumbatan. Tutup toren dengan rapat agar debu, serangga, atau hewan kecil tidak masuk ke dalam. Tutup yang longgar bisa menjadi sumber kontaminasi yang sering diabaikan.
Toren Air Grand, Pilihan Tepat untuk Kualitas Air Bersih

Setelah mengetahui cara membersihkan toren dengan benar, penting juga memilih toren air yang memiliki kualitas tinggi. Salah satu produk yang banyak direkomendasikan adalah Toren Air Grand. Tangki ini dikenal memiliki lapisan antibakteri dan perlindungan UV yang mampu mencegah pertumbuhan lumut di dalam toren.
Material yang digunakan sangat kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem, sehingga tidak mudah retak atau bocor. Selain itu, desainnya yang modern membuat Toren Air Grand cocok ditempatkan di berbagai jenis bangunan, baik rumah maupun kantor.
Toren Air Grand juga dirancang dengan sistem sirkulasi udara yang baik agar air di dalamnya tetap segar dan tidak berbau. Dengan perawatan sederhana, toren ini dapat bertahan bertahun-tahun tanpa penurunan kualitas.
Jika kamu ingin memiliki toren berkualitas yang higienis dan mudah dirawat, Toren Air Grand adalah pilihan terbaik. Produk ini bisa didapatkan melalui admin marketing kami, atau langsung di marketplace Jasa Toren seperti Shopee dan Tokopedia. Pengiriman juga bisa dilakukan hingga ke wilayah IKN melalui kantor cabang kami di Balikpapan.
Kesimpulan
Menjaga kebersihan air di rumah dimulai dari memahami cara membersihkan toren dengan benar dan memilih produk berkualitas. Dengan memilih Toren Air Grand, kamu mendapatkan kombinasi sempurna antara daya tahan, kebersihan, dan kemudahan perawatan.




